Senin, 20 April 2015

Pantas tidak sih cewek yang suka dugem dan merokok di jadikan seorang Istri/dinikahi ?

Aku liat cowok” pada banyak bilang enggak setuju sama cewek yg merokok…sama cewek yg suka dugem… dan mereka maunya cewek solehah yg bisa dijadikan istri yg baik…

tapi justru di dunia nyata,  banyak tuh cowok yang doyan sama cewek dugem” yg pasti  merokok
apalagi kalo bisa “dipake”mereka (cowok) suka sama cewek yg cantik body yahud putih mulus rambut lurus panjang..yg bisa dibawa mejeng kesana-kesini (termasuk dibawa dugem dan “mojok” )
begitu mau cari pasangan hidup baru muter otak, menyadari diri kalo dulu  udah banyak salah bla bla bla…

lalu berusaha bertobat supaya dapat istri yg baik ,egois dan munafik dulu kemana aja rupanya

disini aku pilih tidak setuju perempuan dugem dan perokok untuk tidak dijadikan istri…
kenapa? karena semua orang punya kesempatan untuk berubah..

disini gunanya pria, pria itu ada untuk membimbing yg namanya makhluk hawa…makhluk yg sangat labil jiwanya..makhluk yg sangat sensitif perasaannya…kalo emang kamu semua gak suka sama cewek dugem dan perokok…kenapa ga rubah dari diri kalian sendiri…lalu berusaha memperbaiki cewek tersebut…itu menurut pendapat aku sih..
balik ke diri masing” lagi…sudahkah anda merasa sempurna sehingga menjudge wanita yg suka dugem dan perokok tidak layak untuk di jadikan istri. kayaknya disini aku minitik beratkan masalah ini dari sisi pria…dan klo dari sisi wanitanya emang yang merusak suatu kaum adalah orang dari kaum itu sendiri..maksudnya yg merusak nama kaum perempuan itu yah kaum perempuan itu sendiri…dan hal ini sangat aku sayangkan…hanya karena faktor gaul dan bahkan banyak juga yg karena emang “fun” melakukan hal itu…mereka rela mengorbankan diri mereka sendiri…fiuh…sedih aku…

padahal masih banyak yg bisa dilakukan daripada pergi dugem dan merokok…banyak perempuan sekarang sudah lupa akan kodratnya…kodratnya sebagai seorang perempuan kenapa pak mario teguh mengatakan kalo perempuan yg suka dugem dan perokok tidak layak untuk dinikahi/di jadikan istri?
yah kembali lagi kepada kodrat tadi…

seorang perempuan.. harus bisa mengurus urusan rumah tangga mulai dari mencuci mengepel menyapu menyetrika memasak mengurus keluarga apalagi jikalau nanti mengurus anak…mengatur semua yg berhubungan dengan rumah tangga…mulai dari masalah keuangan, mengatur jadwal kegiatan keluarga dan anak…harus punya rasa kasih sayang terhadap semua anggota keluarga…sopan, lembut, baik tutur katanya…

wanita seperti inilah yg menjadi kebanggan orang tua dan pasti kebanggan keluarganya…
wanita seperti inilah yg menjadi incaran para pria untuk menjadi istri hingga tua…
wanita seperti inilah yang saat ini sudah sangat sulit dicari…
kenapa?

mari kita lihat sifat yang pasti dimiliki karena sudah terbiasa menjalani hidup enak dan serba tidak mau tau tentang keadaan disekelilingnya
wanita yg suka dugem dan perokok:

1. keluar malam : wanita macam apa ini? yg kerjanya keluar malam? wanita itu gak pantes memiliki tingkah laku seperti ini.

2. mau enaknya saja: mereka tidak perduli dengan rumah..mereka tidak menghormati dan tidak memikirkan orang tua yg sudah mengurus dan mendidiknya dari kecil. lalu bagaimana bisa mereka peduli dengan suami? dengan anak? dengan keluarga suami? dengan urusan rumah tangga? sulit kalo mereka sudah terbiasa dengan pola hidup “enak” dan kemudian harus berubah karena harus mengurus kebutuhan rumah tangga.

3. boros: wanita seperti ini pasti dijauhi kaum lelaki, begitu gajian semua diambil lalu digunakan untuk shopping dan bla bla bla…tidak bisa mengatur keuangan rumah tangga sudah pasti! mau engga punya istri macam ini?

4. mempunyai ketidakperdulian sosial: sementara yg namanya pernikahan adalah menyatukan dua keluarga yg berbeda istri yg solehah aja bisa dibilang “sulit” karena sudah pasti banyak cobaan yg terjadi dalam kehidupan rumah tangga. apa wanita yg sudah terbiasa hidup enak dan tidak peduli sama orang lain hanya perduli terhadap dirinya sendiri, itu wanita yg bisa dijadikan istri?
bisa” ada masalah dikit langsung berantem sama mertua, bla bla bla…

5. tidak setia: “pah ada duit gak? mama mau ke salon nih pah..” “gak ada mah…kan uang gajian kemarin udah habis mama buat belanja…ini yg ada buat keperluan sehari-hari…buat makan kita..” “idih papa ini…kan papa itu harus mencari nafkah buat istri dan anak, kok pulang kerja gak bawa duit sih!!!” mulai deh bertengkar…
memang suami itu harus bertanggung jawab buat mencari nafkah…tapi kalo kayak gini keadaanya..wallahualam…

istri pasti nyari duit sampingan seperti mencari pria lain yg lebih banyak duit  kalo udah ketemu…pria yg lebih mapan…baru deh “PA!!! KITA CERAI AJA..MAMA GA TAHAN HIDUP SAMA PAPA!!!!”

yah bgtulah semua kembali ke diri masing”..kita gak bisa ngejudge orang hanya dengan sebelah mata…ada yang bisa berubah karena kemauan itu berasal dari hatinya..namun, banyak yang tidak mudah “banting setir” ke kanan untuk merubah arah hidup karena sudah keenakan sama kendaraan yg bertopeng “kenikmatan”.

salam manis